Komputasi Modern, Paralel Processing dan, BioInformatika

Komputasi Modern

Selama ribuan tahun, perhitungan dan komputasi umumnya dilakukan dengan menggunakan pena dan kertas, atau kapur dan batu tulis, atau dikerjakan secara mental, kadang-kadang dengan bantuan suatu tabel. Sebenarnya sudah lama komputasi modern ini di cetuskan dan tokoh di balik semua ini yaitu John Von Neumann, Beliau merupakan ilmuan besar saat ini. Beliaulah yang pertama kali menggagaskan konsep sebuah sistem yang menerima intruksi-intruksi dan menyimpannya dalam sebuah memory dan dikenal sebagai arsitektur komputer modern. Komputasi Modern adalah cara untuk menemukan pemecahan masalah/solusi dari data input dengan menggunakan suatu algoritma tertentu yang digunakan untuk memecahkan suatu masalah yang ada, perhitungan komputasi modern yaitu seperti :

Akurasi (bit, floating point)
Kecepatan (dalam satuan Hertz - Hz.)
Problem volume besar (paralel)
Modeling (NN dan GA), dan
Kompleksitas (menggunakan Teori Bog O)

Jenis-jenis komputasi modern antara lain:
1. Mobile Computing atau Komputasi Bergerak
2. Grid Computing
3. Cloud Computing atau Komputasi Awan


Parallel Processing

Komputasi:bisa diartikan sebagai cara untuk menemukan pemecahan masalah dari data input dengan menggunakan suatu algoritma. Secara umum iIlmu komputasi adalah bidang ilmu yang mempunyai perhatian pada penyusunan model matematika dan teknik penyelesaian numerik serta penggunaan komputer untuk menganalisis dan memecahkan masalah-masalah ilmu (sains).

Parallel Processing: Penggunaan simultan lebih dari satu CPU untuk menjalankan sebuah Program . Idealnya, parallel processing membuat program berjalan lebih cepat karena ada mesin yang lebih (CPU) menjalankannya. Dalam praktek, seringkali sulit membagi program sedemikian rupa sehingga terpisah CPU dapat mengeksekusi bagian yang berbeda tanpa mengganggu satu sama lain.
Kebanyakan komputer hanya memiliki satu CPU, tetapi beberapa model memiliki beberapa. Bahkan ada komputer dengan ribuan CPU. Dengan komputer dengan CPU tunggal, adalah mungkin untuk melakukan proses pengolahan paralel dengan menghubungkan komputer dalam sebuah jaringan . Namun, jenis pemrosesan paralel memerlukan sangat canggih perangkat lunak yang disebut pemrosesan terdistribusi perangkat lunak.


BioInformatika

Bioinformatika adalah aplikasi dari ilmu komputer dan teknologi informasi untuk bidang biologi dan kedokteran . Bioinformatika berkaitan dengan algoritma, database dan sistem informasi, teknologi web, kecerdasan buatan dan komputasi informasi, lembut dan teori komputasi, rekayasa perangkat lunak, data mining, pengolahan gambar, pemodelan dan simulasi, pemrosesan sinyal, matematika diskrit, kontrol dan teori sistem, teori sirkuit , dan statistik. Bioinformatika menghasilkan pengetahuan baru biologi dan kedokteran, dan meningkatkan & menemukan model baru komputasi (misalnya, DNA komputasi, komputasi saraf, komputasi evolusioner, immuno-komputer, kawanan-komputasi, seluler-komputasi).
Perangkat lunak umum digunakan dan teknologi di bidang ini mencakup Jawa , XML , Perl , C , C + + , Python , R , MySQL , SQL , CUDA , MATLAB , dan Microsoft Excel

Bioteknologi sebagai ilmu multidisiplin dalam kajian dan penerapannya memiliki ruang lingkup yang luas. Banyak bidang ilmu yang terkait, di antaranya adalah :
1. Biologi (Mikrobiologi dan Biologi Sel Molekuler)
2. Biokimia (Kimia)
3. Genetika (Genetika Molekuler)
4. Rekayasa Genetik
5. Rekayasa Bioproses
6. Teknologi Enzim
7. Teknologi Pangan dan Fermentasi
8. Teknik Komputerisasi ( Teknik Bioinformatika)

sumber:
http://id.wikipedia.org/wiki/Komputasi
http://www.webopedia.com/TERM/P/parallel_processing.html
http://lautansemesta.blogdetik.com/2011/04/16/modern-computational/
http://en.wikipedia.org/wiki/Bioinformatics
http://andiuntunk.blogspot.com/2011/05/bioinformatika-perkembangan-ilmu.html


readmore »»  

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Marketing Mix 4P

mix 4P
Keputusan pemasaran umumnya jatuh ke dalam empat kategori berikut terkendali:
- Produk (Product)
- Harga (Price)
- Tempat (Place)
- Promosi (Promotion)

Istilah "bauran pemasaran" menjadi populer setelah Neil Borden diterbitkan 1964 H. artikelnya, The Concept of Marketing Mix. Borden mulai menggunakan istilah tersebut dalam ajaran-Nya di tahun 1940-an setelah James Culliton telah menggambarkan manajer pemasaran sebagai "mixer bahan". Bahan dalam bauran pemasaran Borden sudah termasuk perencanaan produk, harga, merek, saluran distribusi, penjualan pribadi, iklan, promosi, kemasan, tampilan, servis, penanganan fisik, dan menemukan fakta dan analisis. E. Jerome McCarthy kemudian dikelompokkan bahan-bahan ini ke dalam empat kategori yang saat ini dikenal sebagai 4 P pemasaran. dalam Marketing Mix 4P ini saya akan mengambil contoh product pasta gigi "Pepsodent" dengan link dibawah ini

http://www.unilever.co.id/id/brands/personalcarebrands/pepsodent/index.aspx

PRODUCT
semua Produk Peppsodent ini dapat dilihat di dalam website tersebut yang didalamnya terdapat:
- Kids
- Complete 12
- Complete care
- Gigi Susu strawberry
- Gigi Susu orange
- Herbal
- Sensitive
- Whitening
- White
- White Now


PRICE
dalam website ini terdapat kekurangan yakni tidak menampilkan harga dari masing-masing produk pepsodent

PLACE
dalam tempat promosinya pepsodent dapat dibeli di toko-toko supermarket besar maupun kecil yang dapat menjangkau semua kalangan

PROMOTION
dalam pemasarannya pepsodent menggunakan iklan yang menarik di televisi dan dengan melakukan kegiatan:
- Kampanye Pepsodent Untuk Menyikat Gigi pada Malam Hari
- Program Sekolah Pepsodent dan Pemeriksaan Gigi Gratis

readmore »»  

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Corporate Social Responsibility (CSR): Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

CSR merupakan salah satu wujud partisipasi dunia usaha dalam pembangunan berkelanjutan untuk mengembangkan program kepedulian perusahaan kepada masyarakat sekitar melalui penciptaan dan pemeliharaan keseimbangan antara mencetak keuntungan, fungsi-fungsi sosial, dan pemeliharaan lingkungan hidup. Dengan perkataan lain, CSR dikembangkan dengan koridor Tri Bottom Line yang mencakup sosial, ekonomi, dan lingkungan. Contoh sederhana pelaksanaan CSR adalah dengan menghasilkan produk yang aman, tidak berbahaya bagi kesehatan, dan ramah lingkungan; membuat sumur resapan; penyaluran limbah dengan baik; dan pembatasan penggunaan AC dan listrik.

Terdapat sembilan program kerja yang dapat dilakukan perusahaan dalam melaksanakan kegiatan CSR yaitu:
1. Employee Programs
Karyawan merupakan aset berharga bagi perusahaan, sehingga tidak mengejutkan jika perusahaan sangat memperhatikan pengembangan kompetensi dan kesejahteraan karyawan. Perhatian terhadap kesejahteraan karyawan perlu diperluas bukan hanya dari sisi jaminan kesehatan dan keselamatan tetapi perlu adanya perluasan program seperti work life balance program dan decision making empowerment program.

2. Community and Broader Society
Mayoritas perusahaan memiliki aktivitas dalam area ini, salah satunya adalah melalui pemberdayaan masyarakat yang intinya adalah bagaimana individu, kelompok atau komunitas berusaha mengontrol kehidupan mereka sendiri dan mengusahakan untuk membentuk masa depan sesuai dengan keinginan mereka (Shardlow, 1998 dalam Ambadar, 2008). Implementasi pemberdayaan masyarakat melalui:
a. proyek-proyek pembangunan yang memungkinkan anggota masyarakat memperoleh dukungan dalam memenuhi kebutuhan.
b. kampanye dan aksi sosial yang memungkinkan kebutuhan-kebutuhan tersebut dapat dipenuhi oleh pihak-pihak lain yang bertanggung jawab.

3. Environtment Programs
Program yang berkaitan dengan pemeliharaan lingkungan misalnya dengan menghasilkan produk yang aman, tidak berbahaya bagi kesehatan, dan ramah lingkungan; membuat sumur resapan; dan penyaluran limbah dengan baik.

4. Reporting and Communications Programs
Perusahaan mengeluarkan atau melaporkan hasil kegiatan CSRnya melalui annual CSR report sehingga terdapat bukti riil partisipasi perusahaan dalam melaksanakan tanggung jawab sosialnya.

5. Governance or Code of Conduct Programs
Perusahaan menitikberatkan kegiatan sosial yang dilakukan berdasarkan sistem yang diatur oleh pemerintah. Hal utama yang harus diperhatikan adalah bagaimana stakeholder, pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dapat membuat regulasi atau ketentuan yang disepakati bersama untuk mengefektifkan program CSR. Hal ini berarti diperlukan UU untuk mengatur CSR pada level makro seperti sasaran program CSR, standar penilaian keberhasilan program, dan koordinasi dengan pihak terkait.

6. Stakeholder Engagement Programs
Upaya menciptakan “effective engagement program” sebagai kunci utama untuk mencapai kesuksesan strategi CSR dan sustainability strategy.

7. Supplier Programs
Pembinaan hubungan yang baik atas dasar kepercayaan, komitmen, pembagian informasi antara perusahaan dengan mitra bisnisnya, misalnya melalui pengelolaan rantai pasokan atau jejaring bisnis.

8. Customer/Product Stewardship Programs
Perlunya perhatian perusahaan terhadap keluhan konsumen dan jaminan kualitas produk yang dihasilkan perusahaan.

9. Shareholder Programs
Program peningkatan “share value” bagi shareholder, karena shareholder merupakan prioritas bagi perusahaan.

Penerapan CSR harus berada dalam koridor strategi perusahaan untuk mencapai tujuan dasar bisnis perusahaan. Pengembangan CSR memerlukan tahapan yang sistematis dan kompleks. Tahap pertama, dimulai dengan upaya melihat dan menilai kebutuhan masyarakat dengan cara mengidentifikasi masalah yang terjadi dan mencari solusi yang tepat. Tahap kedua, perlu dibuat rencana aksi beserta anggaran, jadwal, indikator evaluasi, dan sumber daya yang diperlukan bagi perusahaan. Tahap ketiga, melakukan monitoring kegiatan melalui kunjungan langsung atau melalui survey. Tahap keempat, melakukan evaluasi secara regular dan melakukan pelaporan untuk dijadikan panduan strategi dan pengembangan program selanjutnya. Evaluasi dilakukan pula dengan membandingkan hasil evaluasi dari internal perusahaan dan eksternal perusahaan.

contoh:
Di lingkup bisnis, ADHI menerapkan perlindungan hak-hak konsumen dengan menerapkan Kebijakan Mutu dan Pemeliharaan Lingkungan. ADHI juga membentuk Pusat Pengaduan Konsumen yang menjadi media untuk membahas masalah-masalah yang muncul di lapangan.

Kepada para konsumen dan pelanggan, pada tahun 2007, ADHI telah melakukan survey tingkat kepuasan pelanggan atas jasa yang diberikan ADHI. Hasil survey lembaga independen tersebut menyatakan, 84% responden puas dengan jasa dan layanan yang diberikan ADHI.

Sebagai BUMN, ADHI dituntun oleh Program Kemitraan untuk membantu pengembangan ekonomi skala kecil dan mikro, serta Program Bina Lingkungan untuk membantu pengembangan masyarakat. Pendanaan Program Kemitraan diperoleh dari penyisihan laba bersih maksimal 2% per tahun. Untuk tahun 2007, ADHI telah menyalurkan Rp 2,272 milyar untuk mendanai usaha mikro dan kecil dengan bunga lunak. Naik 100% dibanding alokasi tahun 2006 yang sebesar Rp 1,100 miliar. Sebaran bantuan dana Rp 2,272 miliar itu dilakukan di Provinsi DKI Jakarta, Banten, Lampung, Jawa Barat, Yogyakarta dan Jawa Tengah serta Jawa Timur.

Program Bina Lingkungan ADHI untuk tahun 2007 dialokasikan sebesar Rp 204,750 juta. Memang masih kecil. Namun setidaknya ketulusan ADHI telah menyentuh hati sebagian masyarakat kecil di beberapa provinsi terutama untuk membantu pendidikan. ADHI juga membantu penderitaan korban bencana alam di Balikpapan, Jakarta, Kudus, dan Bojonegoro.

referensi:
1. http://www.adhi.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=18&Itemid=40&lang=ind
2. http://majour.maranatha.edu/index.php/jurnal-manajemen/article/view/220
readmore »»  

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Perencanaan dan Perekrutan Tenaga Kerja dalam Wirausaha

Sumber daya manusia adalah kemampuan terpadu dari daya pikir dan daya fisik yang dimiliki individu, perilaku dan sifatnya ditentukan oleh keturunan dan lingkungannya, sedangkan prestasi kerjanya dimotivasi oleh keinginan untuk memenuhi kepuasannya.
Perencanaan SDM merupakan proses analisis dan identifikasi tersedianya kebutuhan akan sumber daya manusia sehingga organisasi tersebut dapat mencapai tujuannya.

1. Kepentingan Perencanaan SDM
Ada tiga kepentingan dalam perencanaan sumber daya manusia (SDM), yaitu:
Kepentingan Individu.
Kepentingan Organisasi.
Kepentingan Nasional.

2. Komponen-komponen Perencanaan SDM
Terdapat beberapa komponen yang perlu diperhatikan dalam perencanaan SDM, yaitu:
Tujuan
Perencanaan SDM harus mempunyai tujuan yang berdasarkan kepentingan individu, organisasi dan kepentingan nasional. Tujuan perencanaan SDM adalah menghubungkan SDM yang ada untuk kebutuhan perusahaan pada masa yang akan datang untuk menghindari mismanajemen dan tumpang tindih dalam pelaksanaan tugas.
Perencanaan Organisasi
Perencanaan Organisasi merupakan aktivitas yang dilakukan perusahaan untuk mengadakan perubahan yang positif bagi perkembangan organisasi. Peramalan SDM dipengaruhi secara drastis oleh tingkat produksi. Tingkat produksi dari perusahaan penyedia (suplier) maupun pesaing dapat juga berpengaruh. Meramalkan SDM, perlu memperhitungkan perubahan teknologi, kondisi permintaan dan penawaran, dan perencanaan karir.
Kesimpulannya, PSDM memberikan petunjuk masa depan, menentukan dimana tenaga kerja diperoleh, kapan tenaga kerja dibutuhkan, dan pelatihan dan pengembangan jenis apa yang harus dimiliki tenaga kerja. Melalui rencana suksesi, jenjang karier tenaga kerja dapat disesuaikan dengan kebutuhan perorangan yang konsisten dengan kebutuhan suatu organisasi.

Syarat – syarat perencanaan SDM
a. Harus mengetahui secara jelas masalah yang akan direncanakannya.
b. Harus mampu mengumpulkan dan menganalisis informasi tentang SDM.
c. Harus mempunyai pengalaman luas tentang job analysis, organisasi dan situasi

persediaan SDM.
d. Harus mampu membaca situasi SDM masa kini dan masa mendatang.
e. Mampu memperkirakan peningkatan SDM dan teknologi masa depan.
f. Mengetahui secara luas peraturan dan kebijaksanaan perburuhan pemerintah.

Rekrutmen
Rekruitmen (penarikan) adalah proses mendapatkan sejumlah calon tenaga kerja yang kualifaid untuk jabatan/pekerjaan utama di lingkungan suatu organisasi atau perusahaan (Nawawi,2000:167). Berdasarkan pengertian tersebut bearti rukrutmen merupakan langkah pertama dalam rangka menerima seseorang dalam proses pengupahan.

Melalui rekrutmen inilah kontak pertama kali diusahakan organisasi atau perusahan untuk pegawai potensial, melalui rekrutmen inilah banyak individu datang untuk mengenal organisasi dan yang ada pada akhirnya nanti memutuskan ingin bekerja denganya atau tidak. suatu usaha rekrutmen yang dirancang dan dimanage dengan baik akan menghasilkan pelamar yang berkualitas baik dan sebaiknya yang terjadi apabila usaha ini dijalankan setengah-setengah. Pegawai yang berkualitas tidak dapat dipilih apabila mereka tidak mengetahui adanya lowongan pekerjaan sehingga tidak melamar. Dengan rekrut harus diushakan bahwa orang-orang dengan kualitas tinggi mengetahui kesempatan kerja ini, perusahaan atau organisasi perlu menyediakan informasi yang cukup mengenai pekerjaan sehingga pelamar dapat memprertimbangkan kesesuaiannya dengan minat dan kualifikasi mereka.
Proses Rekrutmen

Proses rekrutmen dapat dilakukan dengan menggunakan dua pendekatan, yaitu:

1. Teori rekrutmen “pencarian” (prospecting theory of recruitment)

Menurut teori ini rekrutmen dapat dilakukan sebagai sebuah proses satu arah (one-way process) yang dilakukan oleh perusahaan untuk mencari calon karyawan.

2. Teori rekrutmen “pasangan” (mating theory of recruitment)

Teori ini mengemukakan bahwa calon karyawan maupun menejer sama-sama mencari organisasi, sebagaimana organisasi mencari mereka.

Agar pencarian organisasi dan pelamar dapat bertemu, terdapat tiga kondisi yang harus terpenuhi yaitu:

1. Adanya sebuah media komunikasi

2. Adanya kecocokan dari pelamar antara karakteristik pribadinya dengan persyaratan kerja organisasi

3. Adanya motovasi untuk melamar.

Menurut Simamora (2006:179) mengemukakan proses rekrutmen terdiri dari:

1. Penyusunan strategi rekrutmen

2. Pencarian para pelamar pekerja

3. Penyisihan pelamar-pelamar yang tidak cocok

4. Pengumpulan para pelamar


referensi:
1. http://ekonomi.kompasiana.com/manajemen/2011/05/26/manajemen-sdm-"rekrutmen"/
2. herwanparwiyanto.staff.uns.ac.id/

readmore »»  

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

HTTPS


Di tulisan yang lalu saya sudah membahas mengenai sedikit pengertian dari HTTP, sekarang saya akan membahas mengenai HTTPS, yang fungsi sebenarnya tidak jauh berbeda dengan HTTP (Hypertext Transfer Protokcol). HTTPS merupakan Hypertext Transfer Protocol dengan penambahan huruf "s" dibelakannya disebut Secure Sockets Layer. atau yang dalam penulisannya kita bisa lihat seperti ini https:\\, HTTPS merupakan sebuah protokol yang menggunakan sistem pengamanan di dalamnya, biasanya HTTPS ini digunakan untuk pengaman Transaksi Internet atau masalah keuangan, penggunaan HTTPS digunakan untuk mencegah tercurinya data-data penting dan perusakan data dalam beberapa website seperti website perbankan, investasi dan website yang menggunakan transaksi keuangan didalamnya. protokol ini bisa disebut aman karena protokol ini akan mengacak segala perintah dan data dengan berbagai format sehingga informasi yang terdapat dalam suatu website sulit untuk dibajak maupun dilihat perintah-perintah yang dieksekusi.

sebagai contoh apabila kita ingin membeli barang di suatu website luar, tentunya kita akan menggunakan pembayaran luar seperti Paypal dengan itu kita akan melewati secure shopping chart. hal itu dapat dilihat dari alamat website pada browser yang berubah menjadi https:\\ perubahan tersebut menandakan bahwa kita sedang berada dalam sesi keamanan atau "secure session". sebagai contoh lainnya kita dapat melihat suatu website aman atu tidaknya dengan memperhatikan gambar pada pojok kanan bawah, apabila gambar tersebut terkunci maka dapat dipastikan bahwa website tersebut aman.
readmore »»  

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0